RSS

KESENIAN YANG TERANCAM PUNAH

            Kota sumenep,merupakan kota yang memiliki beragam jenis kesenian tradisional yang menarik.bahkan sebagian kesenian tradisional tersebut juga terkenal hingga kancah nasional dan takkalah memuaskannya,kesenian tradisional sumenep juga terjamah hingga ke dunia internasional.ini semua menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat sumenep.
            Tapi,mendengar kabar bahwa ada sebagian kesenian tradisional sumenep yang terancam punah membuat hati saya nyaris menangis. Dewan Kesenian Kabupaten Sumenep, Madura mencatat lebih dari 10 kesenian tradisional di Sumenep mulai ditinggalkan masyarakat. Kesenian itu antara lain kesenian ojung, sintung, ludruk, seronen, gulgul, hadrah, dan tari topeng.ini berdasarkan hasil konservasi dari dewan kesenian kabupaten sumenep.

            Kemungkinan terbesar penyebab ancaman kepunahan kesenian tradisional karena tidak adanya regenerasi. Generasi muda Sumenep lebih cenderung mengenyam musik-musik dan tari-tari modern di bandingkan dengan kesenian-kesenian tradisional yang menurut sebagian dari mereka hanya akan mengurangi kepamoran tingkat ke-gaul-an mereka yang sebenarnya merupakan efek dari perkembangan teknologi dan budaya barat yang mulai berkontaminasi dengan budaya kita.


            Dulu, kesenian nyanyi ojung kita gunakan dan pentaskan khusus  untuk meminta hujan,tapi sekarang ini jarang dipentaskan, begitu juga dengan tari sintung dan tari topeng. kalau hadrah, gulgul dan ludruk, masih digerakkan oleh komunitas yang jumlahnya pun terbatas.inilah yang menyebabkan kesenian tradisional kita semakin menjauh dari genggaman tangan kita.jika terus menerus kita merenggangkan kepedulian kita terhadap kesenian tradisional kita,kemungkinan terburuk adalah kepunahan terhadap kesenian tradisional kita.sehingga kita tidak lagi tau dan mengenal warisan budaya dari para leluhur kita.hingga akhirnya kita kehilangan jati diri kita dan terjadilah krisis budaya.
            Selain regenerasi ternyata kurangnya perhatian pemerintah daerah Sumenep terhadap kesenian semakin memperparah keadaan. Tidak hanya dari segi anggaran, dalam setiap even besar, pemerintah Sumenep lebih memilih mengundang grup musik dangdut dan orkes sebagai hiburan rakyat.
            Seharusnya kita lebih peduli dan menjaga terhadap budaya yang kita miliki.jangan sekedar puas karena kita mengenal budaya yang kita miliki.tetapi kita juga harus menumbuhkan rasa memiliki sehingga akan timbul rasa menjaga apa yang kita miliki dari dalam hati nurani kita.

0 komentar:

Posting Komentar